0 Comments

Sapaan Sang Giri
Isna Marifa

Tebal buku 200 halaman
Ukuran buku 14.4 x 21 cm
Sampul Paperback/Softcover
125.000

“Sesekali aku tutup mata dan telinga dari suara sekeliling, terbayang rumah si mbah dari Jawa. Daun-daun pohon sukun, seperti kipas, menari bersama gemulai angin turun dari gunung. Harum bawang merah putih dari dapur si mbah desis sayur hijau yang ditumis. Suara gerutu kerbau berjalan santai dari tempat pemandian sore, penuh rasa puas diri.”

Tema-tema yang diangkat dalam buku ini adalah kerinduan akan kampung halaman, sekelumit sejarah Jawa dan Cape Colony, serta ajaran spritual Jawa yang menjadi pegangan tokoh-tokoh dalam novel ini untuk bertahan hidup.

Perjalanan novel ini tidak saya duga sama sekali. Saat penulisan dan promosi buku, saya memusatkan perhatian pada calon pembaca di Afrika Selatan dan Indonesia. Bahwa ada orang-orang yang menaruh minat pada topik ini di luar kedua lokasi ini, sangat mengejutkan saya sekaligus memberi pelajaran. Ternyata kelompok Cape Malay berpencar saat masa Apartheid di Afrika Selatan – menjadi diaspora untuk kedua kalinya. Mereka rupanya merindukan suatu keterikatan dengan tempat asal leluhur mereka, Nusantara.

Untuk transaksi bisa transfer ke nomor rekening BRI 425801003162531 atau BNI 1795091020 atau Q-ris BNI a.n TOKO BUKU LIBERTAS dan konfirmasi transfer whatsapp ke penjaga lapak toko buku libertas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts